KELAS DENPASAR – COLLECTION, RECEIVABLES & CREDIT RISK MANAGEMENT

COLLECTION – RECEIVABLES & CREDIT RISK  MANAGEMENT

TANGGAL : 01 & 02 MARET 2018 

Tempat : Crystal Kuta  Hotel , JL Bypass Ngurah Rai Kuta BALI

Biaya : Rp 2.500.000** 

Fasilitas : Hard & Soft Copy, Coffe Break 2x. Lunch, Sertifikat

Pemberian Kredit pada dasarnya adalah kegiatan usaha yang penuh dengan risiko, misalnya dalam kredit penjualan, ada kemungkinan kredit penjualan yang diberikan tersebut dapat saja tidak lancar dalam pengembaliannya sampai kemungkinan mengalami bad debt atau tidak tertagih.

Kualitas penjualan dapat dikatakan baik apabila penjualan tersebut dapat menghasilkan cash (jika kredit dapat tertagih), karena penjualan yang tinggi tidak akan ada artinya apa-apa apabila pada akhirnya tidak bisa tertagih.

Menyadari hal tersebut,  perusahaan sudah saatnya memberikan perhatian yang lebih besar  terhadap Account Receivable (A/R) dan Collection, artinya kegiatan  penjualan tidak dapat berdiri sendiri dengan hanya ingin mencapai target penjualan saja, tetapi wajib diselaraskan dengan analisa customer yang layak dan aman bagi perusahaan, dimana perusahaan harus dapat menyeimbangkan antara target penjualan, analisa customer melalui suatu analisa kredit, pengelolaan A/R  yang sehat dan praktek collection yang terukur.

Secara garis besarnya pemberian kredit dikembangkan dari kerangka penilaian kredit, yang terdiri atas :analisis tujuan kredit, analisis penilaian debitur, mendesain struktur credit dan mendesain pengendalian kredit

Manajemen Risiko Kredit atau Credit Risk Management merupakan suatu kegiatan manajemen internal yang ditujukan untuk menjamin kelancaran pembayaran suatu kredit yang sudah diterima debitur dalam bentuk apapun dan dalam waktu yang sudah ditentukan.

MATERI PEMBAHASAN HARI PERTAMA 

  1. Garis Besar Kerangka Penilaian Kredit
  2. Pengertian Kredit berdasarkan keperluannya
  3. Prinsip Dasar Pemberian Kredit (Prudent, Judgement, Asumsi, Antisipasi, Risiko Kredit dan Empati)
  4. Analisis Tujuan Kredit
  5. Keharusan menganalisa KYC (Knowing Your Customer, 5 C’s, Penyaringan Pelanggan)
  6. Mendesain Struktur Kredit (Term of Credit, Tern of Payment, Tata Cara Pembayaran, Jaring Pengamanan/Collateral)
  7. Mendesain Pengendalian Kredit (Credit Control, Operasional Pengelolaan A/R, Asuransi Kredit)
  8. Overview : Organisasi “Credit Control Function”
    1. Struktur Organisasi dan Positioning
    2. Hubungan dengan fungsi Treasury, Marketing, Accounting dan Legal Perusahaan
    3. Bidang Analisa Kredit
    4. Bidang Pengelolaan Akun (Account Officer)
    5. Bidang Penagihan (Collection)
    6. Bidang Remedial, Recovery, Eksekusi
    7. Standar Kompetensi yang dibutuhkan
  9. Highlight : Dasar Pengendalian Credit Risk
  10. Analisa Credit Risk dan Customer Risk
  11. Pengawasan Proses Kredit
  12. Bad Debt Warning Signal
  13. Credit Rating dan Customer Mapping
  14. Strategic Cash Management
  15. Cash Conversion Cycle
  16. Analisa Cash Flow (Cash Basis vs Accrual Basis)
  17. Analisa Laporan Keuangan (KPI dari A/R,A/P, Inventory)
  18. Penetapan Standar Waktu Piutang
  19. Standar Mitigasi Risiko Kredit

MATERI PEMBAHASAN HARI KEDUA

  1. Garis Besar : Operasional Pengelolaan Collection
  1. Filosofis Collection (Maintaining Relationship-Protecting Assets)
  2. Collection Strategy-Collection Goal
  3. Collection Action Standard (Collection SOP, Standar/Frekuensi Kontak Telepon, Standar/Tempat Pertemuan/Visiting, dan Standar Operasi Teknis)
  4. Collection Process and Operation (Customer Cantact Card/Kertas Kerja Penagihan, Daily Collection Sheet, Collection Letters, pencatatan Aging Schedules, dan dokumen penagihan lainnya).
  5. Collection Tips
  6. Memahami pelanggaran hukum yang jangan dilakukan dalam kegiatan Collection
  7. Analisa Fraud dalam Collection
  8. Legal Enforcement (musyawarah mufakat, mediasi, BANI, dan Pengadilan)
    1. Analisa Aging Schedules
  9. Tujuan dan Kegunaan
  10. Alat Monitoring Piutang berdasarkan Standar Waktu Piutang
  11. Alat Ukur Kinerja Collection
  12. Melihat Key Customer dan Bad Payer
  13. Menentukan Potensil Collection,& Target Collection
  14. Rekonsiliasi dengan fungsi Accounting dan Treasury
    1. Overview : Negosiasi Penagihan
  15. Prinsip-prinsip dasar Negosiasi Penagihan
  16. Negosiasi Penagihan Tatap Muka dan Non Tatap Muka
  17. Proses Negosiasi Penagihan
  18. Memahami Respon Umum Debitur (Mau Bayar, Ragu-Ragu, Tidak Acuh, Tidak Mau Membayar), dan pendekatan relatifnya.
  19. Menghadapi Debitur Bermasalah dan standar pendekatan relatifnya

Analisa Kegagalan Negosiasi

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen − five =