OPTIMASI MICROSOFT EXCEL UNTUK BUDGETING & CASH MANAGEMENT (BALI)

OPTIMASI MICROSOFT EXCEL UNTUK BUDGETING & CASH MANAGEMENT

TANGGAL : 28 & 29 MARET 2018 

Tempat : Crystal Kuta  Hotel , JL Bypass Ngurah Rai Kuta BALI

Biaya : Rp 3.500.000** 

Fasilitas : Hard & Soft Copy, Coffe Break 2x. Lunch, Sertifikat

Kami memahami bahwa banyak profesional yang akrab dengan aplikasi Microsoft Excel. Namun, kebanyakan dari mereka mungkin belum memanfaatkan fitur – fitur tersembunyi yang tersedia pada aplikasi tersebut. Dalam workshop ini, kami fokuskan untuk mengoptimalkan kemampuan Excel anda untuk menangani pekerjaan – pekerjaan yang terkait dengan budgeting dan cash management.

MATERI PEMBAHASAN

  • Perancangan sistem manajemen keuangan
  • Fitur Excel untuk tugas – tugas keuangan
  • Implementasi Excel pada Penganggaran berbasis aktifitas
    • Baseline budget
    • Budget operasional
    • Budget kas
  • Implementasi Excel pada cash management
    • Cash in management
    • Cash out management

KELAS DENPASAR – COLLECTION, RECEIVABLES & CREDIT RISK MANAGEMENT

COLLECTION – RECEIVABLES & CREDIT RISK  MANAGEMENT

TANGGAL : 01 & 02 MARET 2018 

Tempat : Crystal Kuta  Hotel , JL Bypass Ngurah Rai Kuta BALI

Biaya : Rp 2.500.000** 

Fasilitas : Hard & Soft Copy, Coffe Break 2x. Lunch, Sertifikat

Pemberian Kredit pada dasarnya adalah kegiatan usaha yang penuh dengan risiko, misalnya dalam kredit penjualan, ada kemungkinan kredit penjualan yang diberikan tersebut dapat saja tidak lancar dalam pengembaliannya sampai kemungkinan mengalami bad debt atau tidak tertagih.

Kualitas penjualan dapat dikatakan baik apabila penjualan tersebut dapat menghasilkan cash (jika kredit dapat tertagih), karena penjualan yang tinggi tidak akan ada artinya apa-apa apabila pada akhirnya tidak bisa tertagih.

Menyadari hal tersebut,  perusahaan sudah saatnya memberikan perhatian yang lebih besar  terhadap Account Receivable (A/R) dan Collection, artinya kegiatan  penjualan tidak dapat berdiri sendiri dengan hanya ingin mencapai target penjualan saja, tetapi wajib diselaraskan dengan analisa customer yang layak dan aman bagi perusahaan, dimana perusahaan harus dapat menyeimbangkan antara target penjualan, analisa customer melalui suatu analisa kredit, pengelolaan A/R  yang sehat dan praktek collection yang terukur.

Secara garis besarnya pemberian kredit dikembangkan dari kerangka penilaian kredit, yang terdiri atas :analisis tujuan kredit, analisis penilaian debitur, mendesain struktur credit dan mendesain pengendalian kredit

Manajemen Risiko Kredit atau Credit Risk Management merupakan suatu kegiatan manajemen internal yang ditujukan untuk menjamin kelancaran pembayaran suatu kredit yang sudah diterima debitur dalam bentuk apapun dan dalam waktu yang sudah ditentukan.

MATERI PEMBAHASAN HARI PERTAMA 

  1. Garis Besar Kerangka Penilaian Kredit
  2. Pengertian Kredit berdasarkan keperluannya
  3. Prinsip Dasar Pemberian Kredit (Prudent, Judgement, Asumsi, Antisipasi, Risiko Kredit dan Empati)
  4. Analisis Tujuan Kredit
  5. Keharusan menganalisa KYC (Knowing Your Customer, 5 C’s, Penyaringan Pelanggan)
  6. Mendesain Struktur Kredit (Term of Credit, Tern of Payment, Tata Cara Pembayaran, Jaring Pengamanan/Collateral)
  7. Mendesain Pengendalian Kredit (Credit Control, Operasional Pengelolaan A/R, Asuransi Kredit)
  8. Overview : Organisasi “Credit Control Function”
    1. Struktur Organisasi dan Positioning
    2. Hubungan dengan fungsi Treasury, Marketing, Accounting dan Legal Perusahaan
    3. Bidang Analisa Kredit
    4. Bidang Pengelolaan Akun (Account Officer)
    5. Bidang Penagihan (Collection)
    6. Bidang Remedial, Recovery, Eksekusi
    7. Standar Kompetensi yang dibutuhkan
  9. Highlight : Dasar Pengendalian Credit Risk
  10. Analisa Credit Risk dan Customer Risk
  11. Pengawasan Proses Kredit
  12. Bad Debt Warning Signal
  13. Credit Rating dan Customer Mapping
  14. Strategic Cash Management
  15. Cash Conversion Cycle
  16. Analisa Cash Flow (Cash Basis vs Accrual Basis)
  17. Analisa Laporan Keuangan (KPI dari A/R,A/P, Inventory)
  18. Penetapan Standar Waktu Piutang
  19. Standar Mitigasi Risiko Kredit

MATERI PEMBAHASAN HARI KEDUA

  1. Garis Besar : Operasional Pengelolaan Collection
  1. Filosofis Collection (Maintaining Relationship-Protecting Assets)
  2. Collection Strategy-Collection Goal
  3. Collection Action Standard (Collection SOP, Standar/Frekuensi Kontak Telepon, Standar/Tempat Pertemuan/Visiting, dan Standar Operasi Teknis)
  4. Collection Process and Operation (Customer Cantact Card/Kertas Kerja Penagihan, Daily Collection Sheet, Collection Letters, pencatatan Aging Schedules, dan dokumen penagihan lainnya).
  5. Collection Tips
  6. Memahami pelanggaran hukum yang jangan dilakukan dalam kegiatan Collection
  7. Analisa Fraud dalam Collection
  8. Legal Enforcement (musyawarah mufakat, mediasi, BANI, dan Pengadilan)
    1. Analisa Aging Schedules
  9. Tujuan dan Kegunaan
  10. Alat Monitoring Piutang berdasarkan Standar Waktu Piutang
  11. Alat Ukur Kinerja Collection
  12. Melihat Key Customer dan Bad Payer
  13. Menentukan Potensil Collection,& Target Collection
  14. Rekonsiliasi dengan fungsi Accounting dan Treasury
    1. Overview : Negosiasi Penagihan
  15. Prinsip-prinsip dasar Negosiasi Penagihan
  16. Negosiasi Penagihan Tatap Muka dan Non Tatap Muka
  17. Proses Negosiasi Penagihan
  18. Memahami Respon Umum Debitur (Mau Bayar, Ragu-Ragu, Tidak Acuh, Tidak Mau Membayar), dan pendekatan relatifnya.
  19. Menghadapi Debitur Bermasalah dan standar pendekatan relatifnya

Analisa Kegagalan Negosiasi

PENGEMBANGAN SOP UNTUK PERPAJAKAN – SURABAYA

PENGEMBANGAN SOP UNTUK PERPAJAKAN

14 & 15  MARET 2018 , 

Tempat : Shangri-La  Hotel , JL Mayjen Sungkono Surabaya

INVESTASI Per Peserta – Rp 3.500.000  NETT  

Fasilitas : Hard & Soft Copy, Coffe Break 2x. Lunch, Sertifikat

Salah satu inisiatif dalam perbaikan proses bisnis adalah pengembangan dan implementasi standard operating procedure/SOP. Pada workshop ini, kami fokus pada peningkatan kemampuan anda untuk mengembangkan dan mengimplementasikan SOP pada fungsi perpajakan organisasi. SOP perpajakan menjadi sangat penting tidak hanya karena dapat membantu peningkatan efisiensi, namun juga karena fungsi tersebut harus sesuai dengan peraturan pemerintah.

MATERI PELATIHAN :

 

  1. Sistem terpadu dan proses bisnis
  2. Permodelan proses bisnis
  3. Kebijakan dan prosedur
  4. Perancangan sistem pengendalian pada proses perpajakan
  5. Perancangan dokumen (formulir dan laporan)
  6. Tahapan pengembangan SOP pada proses perpajakan
    • PPN
    • Withholding tax
    • PPh badan
    • Rekonsiliasi pajak
    • Sinkronisasi proses perpajakan dengan proses lainnya
  7. Manajemen perubahan

DENPASAR TAX CLASS – Step by Step Preparing A Ready to (Tax) Audit Transfer Pricing Documentation

Step by Step Preparing A Ready to (Tax) Audit Transfer Pricing Documentation

TANGGAL : 14 & 15 Maret 2018

Tempat : Crystal Kuta  Hotel , JL Bypass Ngurah Rai Kuta Bali

Biaya : Rp 3.500.000** (HARGA NETT)

Fasilitas : Hard & Soft Copy, Coffe Break 2x. Lunch, Sertifikat

TRAINER :  Lilik F. Pracaya, Ak., C.A., M.E.

Setahun sudah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 213/PMK.03/2016 yang mengatur tentang kewajiban penyelenggaraan Dokumentasi Transfer Pricing (TPDoc) diberlakukan. Dengan PMK ini transfer pricing kini tidak hanya menjadi isu atas transaksi afiliasi yang bersifat cross border, namun telah menjadi isu lokal. Transaksi afiliasi dalam negeri dengan batasan tertentu kini diwajibkan untuk menyelenggarakan TPDoc.

Banyak Wajib Pajak yang belum memahami arti penting dari TPDoc ini sebagai “defense tool” apabila Wajib Pajak diperiksa oleh kantor pajak. TPDoc yang diselenggarakan dengan “tidak tepat” akan memiliki konsekwensi finansial yang sangat merugikan bagi Wajib Pajak bilamana TPDoc Wajib Pajak tersebut (justru) digunakan sebagai dasar koreksi (temuan) transfer pricing pemeriksa Pajak.

Pelatihan ini akan memberikan panduan strategis dan praktis dalam penyiapan TPDoc, serta antisipasi atas isu-isu transfer pricing dalam pemeriksaan pajak. Pelatihan ini juga membahas konsep-konsep kunci yang harus dipahami dan diimplementasikan dalam mempersiapkan, mereview dan memfinalkan TPDoc Wajib Pajak.

 

MATERI PELATIHAN :

HARI PERTAMA

  • Pengantar Transfer Pricing Indonesia
  • Mengelola Siklus Transfer Pricing Dalam Perusahaan
  • Praktik Transfer Pricing Berdasarkan OECD TP Guidelines 2017 & Relevansi serta pengaruhnya terhadap Praktek Transfer Pricing di Indonesia
  • Metode Transfer Pricing: Teori dan Aplikasi Studi Kasus
  • Analisa Kesebandingan (Analisa Fungsi Aset dan Resiko)
  • Oriana, Osiris, Orbis dan TPCatalyst: Manakah Database Yang Paling Tepat dan Terbaik Untuk Digunakan Dalam Pencarian Perusahaan Pembanding?
  • Bolehkah menggunakan perusahaan pembanding yang bersumber dari website, yahoo finance, bursa efek, iklan Laporan Keuangan di media massa dll ?
  • Tips dan Triks Benchmarking Analysis dengan database Komersial
  • Studi Kasus Benchmarking Analysis dengan Database Komersial

HARI KEDUA

  • Ex-Ante dan Ex Post Dokumentasi Transfer Pricing :OECD BEPS No 13 versus PMK 213/PMK.03/2016 ExPost
  • Ex-Ante TPDoc : Best Practice Negara Negara lain
  • Pentingnya TPDoc sebagai “Benteng Pertahanan” Wajib Pajak jika Diaudit oleh Kantor Pajak: “TPDoc Just Comply” atau “Ready to (Tax) Audit TPDoc
  • Kupas Tuntas Dokumentasi Transfer Pricing – Dokumen Induk dan Laporan Per Negara: Struktur, Ulasan Isi dan Tips dan Trik Mengelola Resiko Pajak dalam Dokumen Induk dan Laporan per Negara
  • Kupas Tuntas Dokumentasi Transfer Pricing – Dokumen Lokal: Struktur, Ulasan Isi dan Tips dan Trik  Mengelola Resiko Pajak dalam Dokumen Lokal
  • Strategi Menghadapi Pemeriksaan Pajak atas Transfer Pricing Perusahaan:Ex Ante ataukah Ex Post?
  • Bagaimana DJP melaksanakan Pemeriksaan Transfer Pricing pasca penerapan  PMK 213/PMK.03/2016 (Ex Ante TPDoc)?

 


Lilik F. Pracaya, Ak., C.A., M.E.

 

Berpengalaman bekerja di Direktorat Jenderal Pajak selama hampir 20 (dua puluh) tahun dengan pengalaman sebagai pemeriksa pajak, peneliti keberatan dan banding pajak. Sebelum bekerja sebagai konsultan pajak, Lilik bekerja sebagai Senior Finance, Accounting and Tax Manager suatu perusahaan terbuka di Indonesia selama 2 (dua) tahun. Lilik alumni dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dan Magister Ekonomi MPKP FE UI.

Memiliki keahlian yang cukup mendalam di bidang perpajakan Indonesia maupun perpajakan internasional, tax treaty dan transfer pricing. Memiliki pengetahuan yang mendalam terkait corporate finance, pasar modal Indonesia, financial due diligence, merjer dan akuisisi, pemodelan keuangan dan valuasi bisnis. Lilik juga memiliki Sertifikasi Keahlian Transfer Pricing yang dikeluarkan oleh Chartered Institute of Taxation (CIOT), UK. Berpengalaman menangani berbagai perusahaan menengah dan besar dengan beragam jenis usaha, baik perusahaan dalam negeri maupun perusahaan asing dan telah terlibat dalam penyusunan ratusan dokumentasi transfer pricing berbagai perusahaan asing dengan beragam jenis usaha.